Home » » Pendidik Dalam Pendidikan Islam

Pendidik Dalam Pendidikan Islam

Written By EggY Hendriyawan on Thursday, April 12, 2012 | 2:44 PM

Pendidik Dalam Pendidikan Islam
A. Pengertian Pendidik
    Dalam kamus Bahasa Indonesia dinyatakan, bahwa pendidik adalah orang yang mendidik. Dalam pengertian yang lazim digunakan, pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan pertolongan pada peserta didiknya dalam perkembangan jasmani dan rohaninya, agar mencapai tingkat kedewasaan, mampu berdiri sendiri dan memenuhi tingkat kedewasaan, mampu mandiri dalam memenuhi tugasnya sebagai hamba dan khalifah Allah SWT, dan melakukan tugas sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk individual yang mandiri.
Sebagai kosakata yang bersifat generik, pendidik mencakup pula
·         Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
·         Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama dan mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
·         Guru besar atau profesor adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan.
Ilmu pendidikan islam
Terdapat sejum;lah istilah yang mengacu kepada pengertian pendidikan. Antara lain :
·         Al-Murabbi diartikan sebagai pendidik
·         Al-Mu’allim diartikan sebagai pengajar
·         Al-Muzzaqi diartikan sebagai orang yang melakukan pembinaan mental dan karakter mulia
·         Al-Rasikhun fi al-ilm diartikan sebagai orang yang tidak hanya dapat memahami sesuatu yang bersifat empiris atau eksplisit,melaikan juga memahami makna, pesan ajaran spirit, jiwa, kandungan, hakikat, substansi, hati dan esensi dari segala sesuatu.
·         Ahl-al ziqir diartikan sebagai orang yang menguasai ilmu pengetahuan atau ahli penasehat,yaitu mereka yang pandai mengingatkan
·         Ulul al bab diartiakn bukan hanya orang yang memeiliki daya fikir dan daya nalar melainkan juga daya zikir dan spiritual
·         Al-Muaddib diartikan sebagai orang yang memiliki akhlak dan sopan santun,seorang yang terdidik dan berbudaya sehingga ia memiliki hak moral dan daya dorong untuk memperbaiki masyarakat
·         Mursyid   diartikan orang yang yarsyudun yakni selalu berdo’a kepada Allah SWT dan senantiasa melaksanakan dan memenuhi panggilan-Nya.
·         Al-Mua’idz diartikan sebagai pemberi pelajaran yang bersifat nasihat spiritual kepada manusia agar manusia tidak menyekutukan Allah.
·         Al-Faqih diartikan sebagai orang yang memiliki pengetahuan agama mendalam
Dari uraian tersebut dapat diketahui bahwa yang disebut pendidik adalah tenaga profesional yang diserahi tugas dan tanggung jawab untuk menumbuhkan membina,mengembangkan bakat,minat.kecerdasan,akhlak,moral,pengalaman,wawasan,dan keterampilan peserta didik.Seorang pendidik adalah orang yang berilmu pengetahuan dan berwawsan luas memeiliki keterampilan, pengalaman, berkepribadian mulia, memeahami yang tersurat dan tersirat menjadi contoh bagi muridnya,senantiasa membaca dan meneliti memeiliki keahlian yang dapat diandalkan serta menjadi penasehat.

B. Syarat-syarat menjadi pendidik  
Kedudukan guru sebagai tenaga profesional sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1)undang-undang  nomer 14 tahun 2005 tentang guru  adalah berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan Nasional. Pasal 5 UU No.14 Tahun 2005 dinyatakan, bahwa kedudkan dosen sebagai tenaga profesional berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran sebagai agen pembelajaran,pengembangan ilmu,teknologi,dan seni,serta pengabdi kepada masyarakatber fungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Imam Al Ghazali misalnya melihat konsep etika pendidik sebagai berikut antara lain:
1.      Menerima segala problema peserta didik dengan hati dan sikap terbuka dan tabah
2.      Bersiakp penyantun dan penyayang.
3.      Menjaga kewibawaan dan kehormatanya dalam bertindak
4.      Menghindari dan menghindarakan sikap angkuh terhadap sesama  dll.
Pendidik dalam islam adalah setiap individu yang bertanggung jawab terhadap perkembangn subjek didik oleh karena itu tugas mendidik berada di pundak setiap orang tua sebab dari merekalah proses kelahiran anak terjadi .Setriap orang tua memiliki tugas kependidikan dan hal itu hendaknya dapat dijalankan dengan baik karena setiap orang tua pasti memiliki kepentingan terhadap anak-anaknya yaitu:
a)      Anak sebagai generasi penerus keturunan
b)      Anak merupakan kebanggaan dan belaian kasih orang tua
c)      Doa anak merupakan investasi bagi orang tua setelah mereka wafat.
Akan tetapi tugas mendidik tersebut kemudian terpaksa di limpahkan kepada orang lain yang disebut pendidik guru,dosen atau ustad karena beberapa alasan diantaranya :
1.      Ketrbatasan kemampuan orang tua dibidang ilmu dan teknologi
2.      Kesibukan orang tua mencari nafkah
3.      Mendidik anak di rumah sendiri cenderung kurang intensif,evektif,efisien dan lebih mahal meskipun pendidk telah dilimpahkan kepada orang lain tugas dan tanggung jawab orang tua tetap besar dan tidak bisa dipasrahkan sepenuhnya kepada para pendidik di sekolah atau lembaga pendidikan lainya.
 Menurut Abu Ahmadi dan Nur Uhbiyati syarat-syarat menjadi guru
dalam pendidikan Islam adalah sebagai berikut:
1.        Umur harus dewasa
Agar mampu menjalankan tugas mendidik, pendidik seharusnya dewasa
dulu. Batasan dewasa sangat relative, sesuai dengan segi peninjauannya
2.        Harus sehat jasmani dan rohani
Pendidik wajib sehat jasmani dan rohani. Jasmani tidak sehat menghambat
jalannya pendidikan, bahkan dapat membahayakan bagi anak didik,
misalnya apabila jasmani pendidik mengandung penyakit menular.
Apabila dalam hal ini kejiwaan pendidik wajib normal kesehatannya,
karena orang yang tidak sehat jiwanya tidak mungkin mampu bertanggung
jawab.
3.       Harus mempunyai keahlian atau skill
Syarat mutlak yang menjamin berhasil baik bagi semua cabang pekerjaan
adalah kecakapan atau keahlian pada para pelaksana itu. Proses
pendidikan pun akan berhasil dengan baik bilamana para pendidik
mempunyai keahlian, skill yang baik dan mempunyai kecakapan yang
memenuhi persyaratan untuk melaksanakan tugasnya.
4.       Harus berkesusilaan dan berdedikasi tinggi
Bagi pendidik kodrati maupun bagi pendidik pembantu tidak ada tuntutan dari luar mengenai kesusilaan dan dedikasi ini, meskipun hal ini penting. Yang harus ada adalah tuntutan dari dalam diri pendidik sendiri, untuk memiliki kesusilaan atau budi pekerti yang baik, dan mempunyai pengabdian yang tinggi. Hal ini adalah sebagai konsekuensi dari rasa tanggung jawabnya, agar mampu menjalankan tugasnya, mampu membimbing anak didik menjadi manusia susila, dan menjadi manusia yang bermoral.32 Ada tokoh lain yang mengatakan bahwa syarat menjadi guru adalah bertakwa kepada Allah, berilmu, sehat jasmaniah, berakhlah baik, bertanggung jawab dan berjiwa nasional. Adapun kriteria akhlaq yang dituntut antara lain:
1.      Mencintai jabatannya sebagai guru
2.      Bersikap adil terhadap semua muridnya
3.      Guru harus wibawa
4.      Guru harus gembira
5.      Berlaku sabar dan tenang
6.      Guru harus bersifat manusiawi
7.      Bekerja sama dengan guru-guru lain
8.      Bekerja sama dengan masyarakat
(Sumber : google.com)

  C. Orang Tua Sebagai pendidik dalam keluarga
Orang tua adalah mausia yang paling berjasa pada setiap anak .Semenjak awal kehadiranya dimuak bumi,setiap anak melibatkan peran penting oarng tuanya seperti peran pendidiakan.
Jasa-jasanya yang begitu banyak dan bernilai maka orang tua didalam islam di posisikan amat terhormat di hadapan anak-anaknaya.Ayah dan ibu memiliki hak untuk di hormati anak-anaknya,terlebih lagi ibu yang telah mencurahkan segalany untuk anak-anaknya diberi tempat tiga kali lebih terhormat dibanding ayah.
Dari aspek ajaran islam mendidk anak merupakan kewajiban orang tua untuk mempersiapkan anak-anaknya agar memiliki masadepan gemilang dan tidak ada lagi kekhawatiran terhadap masadepan anak-anaknya.
Pada umumnya setiap individu berkeinginan memiliki posisi terhormat di hadapan orang lain dan setiap individu emyakini bahwa kehoramatan adalah kebutuahan naluri insaniyahnya. Tidak seorangpun yang akan menjatuhkan martabatnya sendiri dihadapan orang lain.Dalam konteks ini anak adalah simbol sosial dan kebanggaan psikologis oarnag tua di lingkungan sosialnaya.
Kewajaiban terbesar untuk mendidik anak-anak berada di pundak orang tua, mereka tidak boleh lepas dari tanggung jawabnya karena merekalah yang menjadikan sebab kelahiran anak sehingga mereak juaga yang harus tetap mendidiknya agar di kemudian hari anak-anaknya mampu melahirkan generasi baru yang lebih berkualitas dan mandiri.

D. Pendidik Sebagai wakil orang tau
Faktor ayng menyebabkan orang tau harus mendelegasika tugas dan kewajiban mendidik anak-anak mereka kepada pendidik di sekolah :
1.      Keterbatasan waktu yang tersedia para orang tua
2.      Ketrbatasan penguasaan ilmu dan teknologi ynag dimiliki oleh para otang tau
3.      Efisiensi biaya yang di butuhkan dalam proses pendidikan anak.
4.      Evektifitas  program kependidikan anak, pada umumnya anak didik lebih          konsentrasi dan serius belajar apabila di ajar oleh pendidik (guru)di sekolah darii pada belajar oleh orang tuanya sendiri.

D. Kriteria Ideal Pendidik
 Pendidik yang memiliki kualifikasi tinggi dapat menciptakan dan mendisain materi pembelajaran yang lebih dinamis – konstruktif. Mereka juga akan mampu mengatasi kelemahan materi subjek didiknya dengan menciptakan suasana ynag kondusif dan strategi belajar yang aktif dan dinamis. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas tinggi maka kompetensi lulusan akan dapat di jamin sehingga mereka mereka mampu mengelola potensi diri dan mengembangkanya secara mandiri untuk menatap masa depan gemilang yang sehat dan prospektif.
Tugas pendidik menurut islam ialah mengupayakan perkembangan seluruh potensi subjek didik .Pendidik tidak hanya mentransfer ilmu tetapi yang lebih penting ialah mentransfer pengetahuan dan nilai-nilai ajaran agama Islam.

                                                Baca juga: Kurikulum Pendidikan Islam
Rating: 100% based on 99998 ratings.5 user reviews. | Judul: Pendidik Dalam Pendidikan Islam. | Ditulis oleh EggY Hendriyawan

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Prediksi bola

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. berAGam InfO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger